Kirsuh VAR, Skuad Boca Juniors Sampai Bentrok Dengan Polisi

Kirsuh VAR, Skuad Boca Juniors Sampai Bentrok Dengan Polisi

Kirsuh VAR, Skuad Boca Juniors Sampai Bentrok Dengan Polisi – Keputusan polemis VAR memacu episode mengagetkan di Copa Libertadores saat pada pemain Boca Juniors yang geram menggempur terowong stadion dan bentrokan dengan polisi yang bekerja.

Boca tersisih dari set 16 besar Libertadores pada Selasa (20/7) sesudah ditaklukkan melalui sinetron beradu penalti oleh Atletico Mineiro di Belo Horizonte.

Team tamu marah dengan keputusan wasit yang tidak menetapkan gol mereka di saat normal, dan rasa frustrasi mereka mencapai puncak susul kekalahan menegangkan 3-1 mereka dalam beradu penalti.

Baca Juga: Arsenal Serius Jajaki Transfer Kiper Barcelona Neto

Sesudah laga, rekaman di lorong stadion memperlihatkan beberapa pemain Boca, terhitung bekas bek Manchester United, Marcos Rojo, memaksakan masuk ke ruangan tukar Mineiro untuk berjumpa dengan official laga.

Kirsuh VAR, Skuad Boca Juniors Sampai Bentrok Dengan Polisi

Kirsuh VAR, Skuad Boca Juniors Sampai Bentrok Dengan Polisi

Beberapa benda seperti pemadam api dan pagar besi dilempar ke pintu ruangan tukar dengan penuh kemarahan, keadaan itu membuat polisi turun yangan untuk menurunkan kemelut.

Sudah disampaikan jika polisi sampai memakai gas air mata untuk menepis beberapa punggawa dan staff Boca, dan dengan bukti itu beberapa anggota team asal Argentina itu terancam diadili.

Gol Boca dibatalkan karena off-side sesudah ada pantauan VAR, saat ke-2 team bermain seri 0-0 pada putaran pertama di Argentina minggu kemarin, dan keputusan sama mendekati mereka di putaran kedua.

Ditanyakan apa wasit jadi biang kerok tersingkirnya mereka dari persaingan, pemain tengah Boca, Diego Gonzalez menjelaskan ke reporter pascalaga: “Tanpa disangsikan kembali, seluruh orang dapat menyaksikannya.”

“Kami cetak gol yang baik, dan kenyataannya kami patut memenangi putaran pertama. Ini menyakitkan, berasa jelek. CONMEBOL [Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan] perlu mengevaluasi wasit mereka.”

Baca Juga :  Slot Online Terpercaya Yang Wajib Kalian Coba

Legenda Boca, dan bekas bintang Argentina, Juan Roman Riquelme sampaikan penglihatannya pada episode malu-maluin itu, menjelaskan jika polisi jangan melakukan tindakan agresif semacam itu saat ada kemelut.

Riquelme, yang sekarang ini memegang sebagai wapres club, menjelaskan: “Saat mereka ada di ruangan tukar, Anda menyaksikan seorang dengan jas setelan menggerakkan beberapa pemain dan mengejek mereka… Polisi melempar gas ke muka beberapa pemain.”

“Ada gas, apa yang Anda kerjakan? Apa Anda bela diri atau biarkan mereka memukul Anda? Anda menyaksikan presiden melemparkan botol, polisi… Mereka tidak menjelaskan apapun. Itu kenyataannya.”

Bekas pemain berumur 43 tahun itu sama pendapat dengan komentar Gonzalez berkenaan performa wasit, yang menurut dia sudah mencoret nilai-nilai kebesaran Copa Libertadores.

“Kami berkompetisi secara adil, kami patut memenangi ke-2 laga, tetapi kami tersisih. Susah saat mereka tidak mau memberikan Anda gol,” lanjut Riquelme. “Mencemaskan, semestinya permasalahan VAR lebih tepat dan tidak nakal. Ini persaingan yang sangatlah baik, tapi ini benar-benar sayang.”

“Copa Libertadores tidak serius atau adil.”

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *